Sunday, March 15, 2009
batuk tak terhentikan
hastalavista
Tuesday, February 03, 2009
Pembaharuan
Tegang dibuat situasi demikian. Aku tahu, jalan panjang itu yang harus ku tempuh. Bukan sesaat ataupun sementara. Tapi, jauh.. jauh.. lurus...
Kan kusempatkan berhenti tuk sementara, bukan untuk selamanya..
Hari ini di mulai, tepat..
detik ini, tanpa sehelai benang terhempas didepan.
Tuesday, December 02, 2008
3 December 2008 Terantuk-antuk.
Hari ini dimulai dengan senyuman,
Senyuman kembali pulang kerumah esok hari.
Aku senang, akan berjumpa dengan nya,
Dia,
Sesosok wanita yang sedang mengerjakan TA,
Berwajah syahdu, beruntai mutiara madu.
C u soon
Friday, September 19, 2008
Go Kart Winner
Udara dingin tidak menghalangi anank tuk melaju. Shift partner berganti tetep mampu mendominasi jalannya pertarungan di arena balap. Pasangannya sang Instructure bernama Diego, lawan2nya pasangan cowok norway-cewek france dan satunya lagi double cowok from latino and canadian. For the last that i hope, i will be the winner.
Racing Starts!!!!... 1..2...3... go... Finish...
Thanks God.. I am the number uno for the go go car area..
Ow yeah..
Sunday, July 27, 2008
Yes, My Lady
Serona warna biru berkelambu dipagi hari. Kutitipkan salamku lewat rangkaian kata. “Hey dear novita, apa kabarmu disana?”. Sang Ananto menanyakannya lewat suara hati, dipadu padankan setangkai bunga, berwarna putih, bergelora kasih.
Bunga yang indah nian, terpetik dan terambil, lewat perantara anna as a messenger. “Hanya untukmu”, ujarku. Yes, you..
My Lady, Novita Firdianti.
Wednesday, July 23, 2008
Vanish
Pagi ini gelap.. padahal matahari bersinar sangat lebatnya. Semalem seperti es, salju deras menghuncam derap dada. Kata lewat telekomunikasi tidak sepenuhnya tersampaikan. Long distance itu berat. Hubungan yang tidak terlihat.
‘Aku ragu’… ujarnya…
Ah.. diri ini mau menghilang, vanish, di telan bumi dan awan setelah mendengar ucapannya.
Sepi kembali. Dunia tidak berhati kembali mendera.
Kamu…………. Kunci padlock.
Aku…………… Padlock
Musuhku adalah kebohongan. Bukan kepura-puraan.
Transformasi masih setengah-setengah. Hari ini dimulai, baru, atau sekedar menjadi kembali es beku.
Sunday, July 20, 2008
First Chapter
Short Story Pekanbaru-Ciater-Bandung
Kamis,
Mandala air mengajak seorang pria yang terbangun dipukul
Pagi hari sesampainya di ibukota sempat bertemu rety dahlan tuk makan ketoprak depan SMA 6 blok M, “haha.. ma'nyos ty rasanya... suasana panas, knalpot hitam tidak terasa ya didalam rasa kecapnya, hohoh...” Bingung sang pria mencari kostum vampire, sampai2 tidak jadi membelinya.
Pergi ke peralatan hiking pada malam hari melewati jalan cileduk raya bersama keluarga tuk membeli seperangkat jas and sleeping bag. Toko tandike diseberang logo gerbang seskoal, tempat menuju smu 47 yang mulai berwarna kelabu akibat derap hujan dan panas yang menggerogot.,
Jum'at,
Pagi2 buta dari kartika candra sebelah Planet Hollywood berangkat menuju X-trans
Ayam berkokoks, tanda matahari bersinar menerawang di pucuk puncak tangkuban perahu (sepertinya..), ah.. segarnya udara
Kutemui temans lama di tamansari, -benfika... ‘ numpang bladder di tempat lo ben, haha’..
Jumpa para siawares yang bersiap diri mengikuti ST4 di dpn villa merah ITB. ‘bis
Singgah dipintu masuk Teknik Sipil bersama benfika untuk sejenak mengenang kehidupan kampus ditemani sebungkus tahu goreng untukku dan bubur kacang hijau untuk nya.
Siap Berangkats... Bis kota siap mengantar para siawares untuk ke ciater
Perjalanan panjang dimulai menuju ciater.. syalalala ..syalalala…, pojok belakang posisi dudukku. Bersama Riza yang banyak bercerita mengenai company grafika nya. Wanita mempesona yang datang terlambat tadi, berada 2 bangku di depan. Letih and lelah dirinya..
Hari mulai siang,.. Ciater Anonymous Park
************Secret stuff around ST4 couldn’t be spoken to anyone ****************
Hari Jum’at, Sabtu, Minggu yang fantastis.
Minggu 29 June 2008
Minggu yang mulai terbenam mataharinya. Perjalanan menuju kota bandung kembali dari ciater. Sepanjang jalan kusempatkan waktu to say hello for everyone. Suara Berisik tumpah ruah, Acy and yudhi berceritera tentang selam menyelam, tantri n hayyuk berdua-duaan aja, kudekati mereka, n bercerita ttg konyolnya tantri ketika berada di X-trans, ngobrol dengan pacar dengan alat Bantu HP, padahal pacarnya itu hanya berada diluar jendela mobil travel yg sedang ngetem. ‘Knp siy gak ngobrol di luar mobil ?’, kataku dalam hati, ckckc...
Malam pukul 19 :30, waktunya makan malam.
Akhirnya jemputan tiba, ade membawa mobil karimun jawa ditemani muti. Sementara sang pria tinggi semampai bernama Yogi, membawa mobilnya sendiri. Ilham dan galih ikut serta. Mo kemana ya ?.. mo kemana.. mo kemana?...
-Rumah nenek kita menuju.
Makan omelet, lapar hilang seketika, mengobrol sedikit, mendengar banyak dari celotehan ilham yang serius tapi berbunga-bunga lelucon yang timpal menimpal. Duduk memanjang, posisi berhadapan dengan wanita sebelumnya yang datang terlambat naik bis. Dia yang Jaga imej, dia yang makan sedikit..
Pulang menuju rumah kay, temans di cisitu lama... berbagi cerita selama 1 jam lamanya. Kay sedang berpanik ria, bersiap2 untuk sidang akhir, tugas yang tiada akhir-akhirnya. Jadwal final eropa keesokan dipagi hari.
Senin pagi buta
Kay membangunkan.. “nank,
Bersiul-siul dipagi hari. Senang betul hidupku. Lanjut perjalanan ke tetangga asrama
Bersegera ke kampus, kay harus bertemu dosen pembimbing, jumpa fans, untuk acara bertanda tangan di ruang TU teknik perminyakan itb. Sms si ade untuk membawa minum yang semalam ku beli di Circle-K, sembari menemani kami menuju pelataran parkir SR.
Bertanya ke ade,.. ‘ nophe ke kampus gak ?’, ade said ‘yes, she will’.. I ask again ‘what colour does she like?’.. ‘pink.. pink.. pink..’, answer ade. Siapa nophe?, siapa hayo?..yes she’s the girls that came late to the bus..
Terlintas di kepala sekelebat bunga. Taxi dipanggil, wastu kencana menjanjikan sekuntum mawar pink yang fresh from the oven. Segera berangkat dengan pak taxi yang menanyakan, untuk siapa bunga nya. ‘
Ku telpon wanita yang datang terlambat di bis, yang makan sedikit di resto rumah nenek, yang suka warna pink seperti kata temannya si ade,…
“ gw dah di depan kost lo nih”..
Kuhadap rumah yang salah, ‘itu bukan rumahnya bungs’, haha.. dia di belakangs.. benar juga ya.. wanita berbaju pink siap menerjangs. Kuberi bunga pink untuknya, this is for u?, and then she said “ sejak kapan profesi lo penjual bunga”.. krik..krik.. garing..
She ask “ how do u know, I like pink?”.. kujawab seadanya, sekenanya, segaring2nya juga.
Kutemani dirinya menuju kampus tuk mengambil segepok uang di brankas ATM kampus, sembari menuju tempat printing yang letaknya berjauhan, di ujung barat ITB, memasuki ke jalan tubagus ismail. Makan siang mana lagi selain di McD. Fillet o Fish, Fried Chicken, Nestea With French Fries menemani hari jam lunch diatas meja bundar diselingi kursi aluminum berdandan modern looks. Ade and bunga datang, sempat ngobrol sebentar, then went to pick up my bags and collect chocolate brownies di Amanda, yang taunya sudah ada di jalan dago.
Its time for me to go to
Nophe still with me, she doesn’t wanna go, even ade and bunga (her pals) already went back. She still there, until I go far, far away from her sight seeing.


